Haruskah membangun kembali tembok-tembok kerajaan setan yang sudah dihancurkan ?

Ketika sudah berlari untuk mencapai garis finish, lalu datanglah segerombol bala bantuan yang akan dengan sukarela memberikan jalan dan memperlihatkan cara yang cepat untuk mencapai benar-benar garis finish yang terakhir yang akan ditempuh, reaksi pasti akan senang dan gembira akan hal tersebut. Siapa yang akan mengubah senyuman berbentuk huruf U menjadi senyuman berbentuk huruf n ??

Namun ketika ingin melewati garis finish satu persatu namun tetap menerima bala bantuan itu namun berterima kasih sangat sedikit. Kenapa bala bantuan berulah dan meminta belas terima kasih yang suangaaaaaat banyak dan memerintah untuk tidak melawati garis-garis finish yang ada sebelum garis finish terakhir? Dari mana sisi salah dari pergerakan itu? Ketika melewati satu saja garis finish yang ada sebelum garis finish terakhir di mana itu merupakan angan-angan, mimpi, tempelan gambar di dalam dream board atau tulisan di dalam blog di awal tahun, maka aka nada senyuman U yang sangat lebar sampai terlihat warna putih dalam senyuman itu yang kemudian akan dibarengi dengan tepukan pada pundak dengan ucapan “SELAMAT” yang keluar dari kata-kata pemenang itu. Tidak ada alasan yang bisa mengubah keputusan untuk mencoret atau meninggalkan apa yang bisa didapatkan saat melewati garis-garis finish sebelum garis finish terakhir.

Yang diketahui adalah hai kamu bala bantuan, ide ini sangat hebat, tahu bahwa dengan mencapai garis finish terakhir akan terlihat ternyata hal ini bukan garis finish terakhir tapi masih buanyaaaak garis2 finish lainnya. Tapi tahukah kamu mengapa ada yang memilih untuk tidak segera ke sana. Mau tahukah kamu wahai bala bantuan mengapa sedikit ucapan terima kasih yang diucapkan untukmu? Haruskah tembok-tembok kerajaan setan itu dibuat sampai kokoh sehingga kamu tidak bisa membantu lagi? Bahwa tahukah kamu wahai bala bantuan, tembok-tembok kerajaan setan yakni ALASAN itu hanya dibuat hanya untukmu. Itu berarti bahwa sebenarnya tidak diinginkannya pembangunan tembok-tembok kerajaan setan karena ALASAN itu memang selalu benar dan dapat dipastikan sebenarnya memang penerimaanmu terbuka luas hanya saja, tolong berkaca bahwa apakah kamu sib ala bantuan yang ikhlas ataupun bukan. Jika bukan, sebenarnya siapakah kamu, apakah kamu pemaksa?? Ataukah siapa? Dan dapat dipastikan juga bahwa penerimaanmu dapat dibalas dengan cara ini adalah yang paling maksimal, tidak dapat dimaksimalkan lagi, karena pelari itu akan jatuh di tengah-tengah pertandingan apabila melakukan usaha yang sangat melebihi dari kapasitasnya. Maka, jika kamu adalah orang yang datang dengan bentuk ikhlas, maka wujudkanlah dengan cara itu. Jika bukan, maka pergilah,, atau dengan cepat atau lambat penolakan dari pelari akan datang padamu bertubi-tubi dan bisa saja tidak ada lagi pelari yang mau menerima bantuanmu jika terdapat pelari yang setipe yakni ingin melewati garis finish satu persatu dengan usaha maksimal yang masih dimiliki.

Salam, pelari yang berpikir bahwa dapat sewaktu-waktu menjadi setan

Advertisements

~ by sankerenti on September 21, 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: