After R + After S Dela”Fun”

After R + After S Dela”Fun”

Sebenarnya dari awal adanya acara ini aja super galau, dan galau2nya itu sudah dari February 2015. Kenapa sih galau? Karena acara ini menurut gw agak-agak sacral, means dibutuhkan orang yang bener2 niat 100% di sini dan fokusnya itu bene2 ke semuanya.

Positifnya dari acara ini adalah mengembalikan keefektifan dalam hidup lu, di mana waktu itu terasa cepat jika melakukan AP. AP itu adalah sesuatu yang bener-bener lu mau dapetin di dalam 3 bulan terakhir dalam hidup lu. Gmana sih cara ngewijudin AP tersebut,sebenernya gak susah karena semacam mengejar mimpi aja. State aja mimp apa, dan pasti kalo lu bener2 pengen mimpi tersebut terwujud akan mencari 1000 cara untuk mendapatkannya kan? Nah sama banget deh kayak gitu. Udah gitu kita akan dikerubungin sama temen-temen yang memiliki pemikiran sama. Kita akan didudkung, dichallenge abis-abisan untuk dapat mencapainya.

Negatifnya dari acara ini adalah (itu juga kalo dari pandangan saya, walo sebenarnya kita bisa selalu mengambil positifnya saja). Weekend lu atau beberapa jam waktu akan tercurah untuk mendukung satu sama lain. Metode yang dipakai sampai sekarang adalah “face to face” masih dianggap paling efektif dibandingkan dengan cara lainnya, misal online. Jadi misal saya yang di Jakarta dan beberapa anggota ada di daerah lain, disarankan saya ke lokasi mereka. Kadang yang terasa adalah capek, waktu terbuang, uang terbuang. Pergi ke lokasi tersebut belum tentu yang diinginkan.

Hmm, sampai sejauh ini udah sampe ke minggu 9 kejenuhan sudah mulai melanda di para peserta. Mereka udah gak bisa ditantang yang biasa-biasa saja oleh para fasilitatornya. Mereka membutuhkan sistem lainnya, tantangan dalam bentuk EDGE (Extraordinary Declaration Great Execution). Ini keadaannya baik-baik saja. Yang kedua ini yang serem, ceritanya nantang antar kelompok. Pertama-tama masih oke-oke aja. Tapi selanjutnya,,pfft gak enak in banget.

Feedback aku sih karena peraturannya gak jelas, scoringnya jelimet, dan terlalu ribet buat di mainin. Ada feedback yang jleb juga dari peserta yaitu :

Yang aku rasain di hari ke-5 ini:
“Semoga Challenge ini CEPAT berakhir”

Bukan karna ga sanggup, lebih tepatnya karna yg aku liat dr AP tmen2 di minggu ini:
1. Action di minggu kedua, fokus tmen2 patduapat bukan lagi pada AP nya. Melainkan fokus sm perolehan poin. (Bukan cm WeCan, menurutku itu terjadi di semua SG)
2. Action yg di kejar, bukan action yg extraordinary (karna ga ada peraturan yg jelas dan cukup kuat akan hal ini)
3. Challenge minggu ini ga efektif

Nilai positif yg aku dapet:
1. Aku belajar berbagi dan saling support dgn Action Partner.
2. Banyak action yg siap dideklarasikan tmen2 (tp apakah bener2 dikerjakan dan bisa mndukung ap atau cm untuk kejar2 poin cm tmen2 yg tau)

Solusi yg aku tawarkan:
1. Penetapan batasan/aturan yg jelas untuk challenge berikutnya (kalo ada lagi)
2. Penilaian yg transparan setiap hari nya untuk setiap SG

Pesan untuk hari ini,
FOKUS PD AP TEMEN2, BUKAN POIN
“This Challenge, Not a Competition Anyway”

Kalo ada yg salah, saling mengingatkan ya tmn2 bukan malah mendukung yang salah.
“Selamat menjalani Action Plan hari ini teman2, Fighting!!”
Salam 4 Jari.

Interesting right? Let’s see how it goes until 2 weeks ahead…

~ by sankerenti on May 22, 2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: